Kamis, 26 Oktober 2017

Jenis Media Massa dan Komunikasi Massa

Jenis-Jenis Media Massa Beserta Contoh dan Fungsinya

Pengertian Komunikasi Massa

Sebelum beranjak lebih jauh, marilah kita pahami terlebih dulu mengenai arti komunikasi massa. Definisi Komunikasi massa secara harfiah terdiri dari dua kata, yakni kata komunikasi dan kata massa. Komunikasi dapat diartikan sebagai suatu proses dalam penyampaian suatu pesan/ gagasan, sedangkan kata massa dapat diartikan sebagai jumlah orang yang banyak, dan tersebar dalam beberapa lokasi, tidak harus di lokasi yang sama.

Jadi dapat disimpulkan bahwa komunikasi massa adalah suatu proses komunikasi yang menggunakan media/ saluran dalam menghubungkan antara pihak pemberi informasi (komunikator) dengan pihak penerima informasi secara massal dengan jumlah yang banyak, bersifat heterogen, terpencar, dan dapat menimbulkan efek tertentu.

Komunikasi tersebut dapat melalui berbagai jenis media modern, seperti surat kabar serta film-film yang sering dipertunjukkan di gedung bioskop. Salah satu pakar mengatakan bahwa selain media massa modern di atas juga terdapat media massa tradisional yakni meliputi teater rakyat, dongeng, maupun juru pantun.

Karakteristik Komunikasi Massa

Sebelum seseorang memutuskan untuk menggunakan media massa sebagai alat untuk berkomunikasi, alangkah baiknya orang tersebut mengetahui dan memahami apa sajakarakteristik komunikasi massa. Karakteristik yang pertama, komunikasi yang bersifat umum. Pada karakteristik ini, pesan komunikasi yang akan disampaikan melalui media massa merupakan pesan yang terbuka dan umum untuk semua orang.

Kedua, yakni komunikasi yang bersifat heterogen, dengan massa yang terdiri dari berbagai masyarakat yang berbeda seperti jenis kelamin, umur, pendidikan, agama, pekerjaan hingga latar belakang budaya yang beragam. Ciri komunikasi massa ketiga yaitu yang bersifat satu arah. Dengan komunikasi yang melalui media, maka seorang komunikator dan para komunikan tidak dapat melakukan interaksi secara langsung. Sang komunikator aktif dalam menyampaikan informasi, sedangkan para komunikan aktif pula dalam menerima informasi tersebut, dan keduanya tidak dapat berinteraksi dan berdialog seperti komunikasi antar personal. Oleh karena itu, komunikasi tersebut bersifat searah.

Dan karakteristik yang terakhir yaitu timbulnya kekompakan. Dengan adanya komunikasi massa ini, akan menimbulkan massa yang dapat kompak/serempak. Maksudnya, kekompakan kontak dengan banyaknya warga penduduk yang terdiri dari berbagai tempat tinggal dan jarak yang cukup jauh dari sang komunikator.

Contoh Komunikasi Massa

Setelah kita mengetahui beberapa karakteristik di atas, selanjutnya kita akan mengetahui apa saja contoh kasus komunikasi massa. Contohnya yakni pada adanya petisi pemberhentian tayangan YKS di TV. Acara tersebut dinilai telah meresahkan warga. Pasalnya, tayangan tersebut tidaklah memberikan tayangan yang mendidik, malah memberikan tayangan yang dapat merusak moral, seperti guyonan yang tidak beretika, goyangan, hingga tayangan yang vulgar.

Dengan kasus di atas, muncullah sebuah petisi yang menyatakan pemberhentian tayangan YKS. Alhasil, sebanyak 26.000 orang setuju bahwa tayangan tersebut diberhentikan. Kasus tersebut merupakan salah satu contoh komunikasi massa yang terjadi melalui siaran televisi.kan komentar dan juga sarannya sehingga saya dapat bertukar pikiran dengan para pembaca sekalian sehingga dapat membuat tulisan-tulisan yang bermanfaat bagi kita bersama. Salam Kenal dan Enjoy!!!!

Media massa adalah penyampaian mengenai informasi-informasi, pikiran, gagasan maupun komunikasi melalui perantara (media) kepada masyarakat umum.
Berikut adalah jenis-jenis media massa beserta contoh dan fungsinya :

1.    Media Cetak
              Media Cetak adalah media yang terdiri dari lembaran kertas yang tertulis dengan sejumlah kata, kalimat, gambar, dan wacana yang ditata rapi serta berisikan berbagai macam informasi-informasi, ilmu pengetahuan dan teknologi, hiburan, tips, lapangan pekerjaan, bisnis, aspirasi, opini, promosi dan juga mengenai kejadian di dalam dan luar negara.
Berikut adalah beberapa contoh media cetak beserta fungsinya :
a.    Surat kabar

 Fungsinya :
   1.   Publishing the news (menerbitkan/menyiarkan berita/informasi).
   2.   Commeting On the news (memberikan komentar terhadap suatu
        berita/informasi).
   3.   Entertaining Readers (menghibur pembaca).
   4.   Helping Readers (tips untuk pembaca bagaimana cara melakukan
        sesuatu).

   5.   Publishing Advertising (menerbitkan/menyiarkan barang dan jasa yang
ditawarkan kepada publik dengan menyewa ruang dan waktu)
b.    Majalah
Fungsi :
1.    Majalah sebagai media komunikasi.
2.  Majalah sebagai penyalur aspirasi setiap orang.
3.  Majalah sebagai penyemai demokrasi.
4.  Majalah sebagai media promosi.
5. Majalah sebagai media pembelajaran berbasis baca-tulis.
6.  Majalah sebagai media penyaluran bakat dalam bidang penulisan.
7.  Majalah sebagai peningkatan kreatifitas.
8.  Majalah sebagai penghibur.

c.  Tabloid

Fungsi :
     1.   To Inform (Untuk Menginformasikan).
     2.   To educate (Untuk Mendidik/Pendidikan).
     3.   To entertaining (Untuk Hiburan).




d. Buku Teks


     Fungsi :
     Sebagai alat bantu siswa untuk memahami dan belajar dari hal-hal yang dibaca dan untuk memahami dunia (di luar dirinya).


e.  Newsletter

      Fungsi :
  1. Memotifasi karyawan/anggota perusahaan/organisasi/ lembaga/komunitas lainnya
      untuk meningkatkan kinerjanya.
  2. Menumbuhkan self of belonging (rasa memiliki) terhadap perusahaan/organisasi
      /lembaga /komunitas.
  3. Menjamin arus komunikasi efektif.
  4. Menampung dan menyampaikan aspirasi anggota.
  5. Menyampaikan instruksi/informasi dari atasan.
  6. Menyampaikan pengumuman penting.
f. Buletin


     Fungsi :
     Memberikan informasi mengenai kegiatan-kegiatan baik yang diselenggarakan di lingkungan tentang perkembangan suatu topik atau aspek tertentu.


2.    Media Elektronik
              Media Elektronik adalah sarana komunikasi yang mempergunakan peralatan elektronik sebagai perantara dalam penyampaian informasi.
Berikut adalah beberapa contoh media elektronik dan fungsinya :
a.    Televisi

 Fungsi :
1. Sebagai sarana memperoleh informasi aktual dan faktual.
2. Sebagai sarana hiburan seperti tontonan film, musik, dan humor.
3. Sebagai sarana menyampaikan pendapat dan berbagi.
4. Sebagai media belajar seperti tv education dan program siaran pendidikan.


b.    Radio

Fungsi :
1.    Sebagai sarana penyampaian informasi.
2.    Untuk menghibur misalnya musik, humor serta berita dan berbagai informasi lainnya.




c.    Handphone

  Fungsi :
  1.     Sebagai alat hitung (menggantikan kalkulator).
  2.     Sebagai alat bantu menterjemah bahasa secara digital.
  3.     Sebagai sarana bimbingan siswa.
  4.     Sebagai alat mengambil gambar/foto untuk bahan belajar.
5.     Ponsel kini bisa disamakan dengan komputer kecil – bisa mengecek email, melakukan pencarian on-line

KOMUNIKASI MASSA
Pengertian komunikasi massa : karakteristik dan contohnya – Komunikasi massa berperan penting sebagai proses dalam membuat dan menyebarluaskan suatu pesan maupun informasi ke khalayak publik. Seiring dengan berkembangnya sistem informasi dan semakin canggihnya teknologi membuat informasi dapat kita peroleh dengan cepat dan menyebar hampir di penjuru dunia. Media masa memiliki wewenang tunggal dalam hal menyeleksi, memproduksi, serta menyampaikan informasi tersebut pada khalayak umum. Bagi anda yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai seluk beluk komunikasi massa maka simaklah uraian berikut.

Pengertian Komunikasi Massa

Sebelum beranjak lebih jauh, marilah kita pahami terlebih dulu mengenai arti komunikasi massa. Definisi Komunikasi massa secara harfiah terdiri dari dua kata, yakni kata komunikasi dan kata massa. Komunikasi dapat diartikan sebagai suatu proses dalam penyampaian suatu pesan/ gagasan, sedangkan kata massa dapat diartikan sebagai jumlah orang yang banyak, dan tersebar dalam beberapa lokasi, tidak harus di lokasi yang sama.

Jadi dapat disimpulkan bahwa komunikasi massa adalah suatu proses komunikasi yang menggunakan media/ saluran dalam menghubungkan antara pihak pemberi informasi (komunikator) dengan pihak penerima informasi secara massal dengan jumlah yang banyak, bersifat heterogen, terpencar, dan dapat menimbulkan efek tertentu.

Komunikasi tersebut dapat melalui berbagai jenis media modern, seperti surat kabar serta film-film yang sering dipertunjukkan di gedung bioskop. Salah satu pakar mengatakan bahwa selain media massa modern di atas juga terdapat media massa tradisional yakni meliputi teater rakyat, dongeng, maupun juru pantun.

Karakteristik Komunikasi Massa

Sebelum seseorang memutuskan untuk menggunakan media massa sebagai alat untuk berkomunikasi, alangkah baiknya orang tersebut mengetahui dan memahami apa sajakarakteristik komunikasi massa. Karakteristik yang pertama, komunikasi yang bersifat umum. Pada karakteristik ini, pesan komunikasi yang akan disampaikan melalui media massa merupakan pesan yang terbuka dan umum untuk semua orang.

Kedua, yakni komunikasi yang bersifat heterogen, dengan massa yang terdiri dari berbagai masyarakat yang berbeda seperti jenis kelamin, umur, pendidikan, agama, pekerjaan hingga latar belakang budaya yang beragam. Ciri komunikasi massa ketiga yaitu yang bersifat satu arah. Dengan komunikasi yang melalui media, maka seorang komunikator dan para komunikan tidak dapat melakukan interaksi secara langsung. Sang komunikator aktif dalam menyampaikan informasi, sedangkan para komunikan aktif pula dalam menerima informasi tersebut, dan keduanya tidak dapat berinteraksi dan berdialog seperti komunikasi antar personal. Oleh karena itu, komunikasi tersebut bersifat searah.

Dan karakteristik yang terakhir yaitu timbulnya kekompakan. Dengan adanya komunikasi massa ini, akan menimbulkan massa yang dapat kompak/serempak. Maksudnya, kekompakan kontak dengan banyaknya warga penduduk yang terdiri dari berbagai tempat tinggal dan jarak yang cukup jauh dari sang komunikator.

Contoh Komunikasi Massa

Setelah kita mengetahui beberapa karakteristik di atas, selanjutnya kita akan mengetahui apa saja contoh kasus komunikasi massa. Contohnya yakni pada adanya petisi pemberhentian tayangan YKS di TV. Acara tersebut dinilai telah meresahkan warga. Pasalnya, tayangan tersebut tidaklah memberikan tayangan yang mendidik, malah memberikan tayangan yang dapat merusak moral, seperti guyonan yang tidak beretika, goyangan, hingga tayangan yang vulgar.

Dengan kasus di atas, muncullah sebuah petisi yang menyatakan pemberhentian tayangan YKS. Alhasil, sebanyak 26.000 orang setuju bahwa tayangan tersebut diberhentikan. Kasus tersebut merupakan salah satu contoh komunikasi massa yang terjadi melalui siaran televisi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar